"Batik Hidup Dalam Makna, Bukan Hanya Rupa"
Sebuah perjalanan belajar dari K10 Lalove, Semi Palar — menelusuri sejarah, makna, proses, dan relevansi batik Jawa Barat hari ini. Bukan pameran oleh ahli, tapi ruang belajar bersama.
"Batik selalu ada di sekitar kami, tapi kami hampir tidak pernah benar-benar memandangnya — bukan memandang dalam arti melihat polanya, tapi memahami apa yang ada di baliknya."— K10 Lalove, Semi Palar
Kami adalah sekumpulan pelajar kelas 10 yang suatu hari menyadari: batik selalu ada di sekitar kami, tapi kami hampir tidak pernah benar-benar memahaminya.
Beunta Batik bukan pameran yang menggurui. Ini adalah ruang di mana kami, K10 Lalove dari KPB Semi Palar Bandung, berbagi perjalanan belajar kami tentang batik Jawa Barat — dengan jujur, hangat, dan tanpa pretensi.
Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat. Mereka diajak berjalan bersama kami — menelusuri sejarah, memahami makna, menghargai proses, dan menemukan relevansi batik dalam kehidupan hari ini.
Batik bukan hanya kain. Di setiap helainya tersimpan cara pandang, nilai, dan identitas — yang selama ini ada di depan kita, tapi jarang kita duduki.
Pameran ini disusun berdasarkan Theory of Change. Setiap pos punya tujuan emosional tersendiri — bukan hanya informatif, tapi mengubah cara kamu memandang batik.
Ini bukan laporan tugas. Ini cerita tentang enam pelajar yang mulai bertanya, lalu tidak bisa berhenti mencari.
"Kita kadang lebih tahu nama brand luar daripada nama motif batik kota sendiri. Itu yang bikin kami mulai gerak."— Anggota K10 Lalove
"Waktu pertama kali lihat canting dicelup malam lalu ditaruh ke kain, kami sadar ini bukan sekadar kerajinan. Ini adalah cara berpikir."— Anggota K10 Lalove
Pameran ini lahir dari kepercayaan banyak pihak. Mereka bukan hanya kolaborator — mereka adalah guru yang mengajarkan kami hal-hal yang tidak bisa kami pelajari di kelas.
KPB Semi Palar · Kelas 10 Lalove · Bandung, 2025
Lima pertanyaan singkat untuk mencocokkan kepribadianmu dengan salah satu dari lima batik khas Jawa Barat yang kami angkat.
Pameran ini diselenggarakan dalam sesi terbatas — bukan untuk eksklusif, tapi supaya setiap pengunjung bisa menikmati perjalanannya dengan nyaman dan tidak terburu-buru.